Rabu, 29 Mei 2013

=======Genting========


Selesai sholat magrib, aku baring2 d kamar, ku putar musik implora instrumen, tiba2 aku teringat suatu kejadian.
Dulu aku pernah magrib2 pindahan kos, hanya bermodal kenalan dan bekas kos temen, aku nekat kkos itu untuk ngekos bbrapa bulan dsana.
Saat itu, aku bukan d usir oleh ibu kosku yg lama, tapi karna masa kosku sudah habis, karna peraturan di kos lama adalah setiap yg smester2 akhir kuliah, ia harus segera pindah dri kos.

kala itu aku nyesek banget, tinggal selang 2 hari menjelang ujian sarjanaku, aku harus pindah dri kos, pdhal masa kontrak kosku masih trsisa bbrapa minggu, tpi karna sudah dsindir2 sma ibu kos lamaku, aku jdi risih.
Aku yg seharusnya fokus menghadapi ujian sarjanaku jdi gak konsen krna hrus mmikirkan pindah kos.

sudah dri dua minggu yg lalu aku mengemasi barang2 lamaku, krna aku tak ingin trlalu repot jika sewaktu2 hrus pindah mndadak, smua barang ku simpan rapi dlm kardus, tanpa ada yg trtinggal, hanya sepatu2 lamaku yg sudah butut smasa aku smester awal kuliah dulu yg ku tinggal.

Kamis, 08 Desember 2011

Membakarmu Hidup-Hidup, Cerita Tentang “ Ulat Bulu ”

S

aat itu sore hari..
Ketika aku akan menutup jendela kamar kulihat da seekor ulat bulu menempel di dinding kamar tepat di dekat jendela. Aku teringat masa-masa kecilku dulu, ketika aku kira-kira masih SD dan SMP. Ketika itu kebetulan rumahku dekat dengan semak-semak dan aku pun rupanya tergiur pula bermain di semak-semak itu, namun pada akhirnya perbuatan itu merugikanku, alhasil badanku gatal-gatal dan membengkak.
Yah…siapa lagi kalau bukan ulat bulu itu penyebabnya. Penyakit alergiku terhadap hewan-hewan kecil yang memiliki sengatan ini memang sering menimpaku terlebih lagi sengatan lebah. Sengatan 1 ekor lebah saja aku sudah repot di buatnya, seluruh tubuhku membengkak.
Ya….aku sangat-sangat takut dgn mereka.
Lanjut ke cerita ulat bulu tadi ya…
Tanpa berpikir panjang langsung ku ambil kertas dan ku buang ulat itu ke tong sampah, aku berharap dengan tindakanku seperti itu dia akan mati terkena timpa’an-timpa’an sampah.

Ke esokan harinya ketika aku hendak memasak, lagi-lagi aku terperanjat melihat seekor ulat bulu yang jaraknya tidak jauh dari tong sampah tempatku membuang ulat bulu kemarin.
“Loh…kok masih hidup ?”
Segera ku cari korek api dan ku bakar sebatang lidi untuk membakar bulu-bulu ulat itu agar bulu-bulunya tidak tercecer dimana-mana. Nah..ternyata benar, yang ku lakukan adalah membakar hidup-hidup ulat bulu itu sampai mati. Kejam memang, rasa berdosa pun menghampiri. Namun rasa berdosa itu terkalahkan oleh rasa ketakutanku akan terkena bulu-bulu ulat itu, ampun-ampun di buatnya. Seluruh tubuhku bisa menjadi panas dan gatal-gatal, belum lagi kondisi setelah itu, tubuhku ikut membengkak dan memerah dari ujung rambut hingga ujung kaki (sedikit lebay sepertinya, tapi itu fakta), mataku tak bisa di buka sipit seperti orang jepang dan bibirku menjadi tebal (Dower = jawa) seperti terendam minyak tanah.
Menyakitkan. Sangat menyedihkan. Tobat pokoknya.


Selang beberapa hari, gak disengaja aku membaca tentang pengetahuan - pengetahuan islam, begini hadits nya :

“Sesungguhnya Allah telah mewajibkan perbuatan baik atas segala sesuatu: maka bila engkau membunuh, maka berlaku baiklah pada pembunuhanmu, dan bila engkau menyembelih, maka berlaku baiklah pada penyembelihanmu, hendaknya salah seorang dari kamu (ketika hendak menyembelih) menajamkan pisau sembelihannya, dan menenangkan sembelihannya.” (HR. Muslim)
Para ulama’ yang menjelaskan hadits ini menyatakan: bahwa hadits ini berlaku dalam segala hal, segala pembunuhan, dan segala penyembelihan. Bila hendak membunuh suatu binatang misalnya,maka bunuhlah dengan cara-cara yang baik, BUKAN DENGAN CARA DIBAKAR HIDUP-HIDUP, ATAU DICINCANG HIDUP-HIDUP, ATAU YANG SERUPA.

Akan tetapi bunuhlah dengan cara-cara yang paling cepat mematikan.
Dan ketika menyembelih, hendaknya pisau sembelihannya ditajamkan terlebih dahulu, dan penajaman pisaunya hendaknya tidak dilakukan dihadapan binatang sembelihan, dan hendaknya binatang tersebut tidak diseret dengan kasar menuju tempat penyembelihan, dan hendaknya tidak menyembelih binatang dihadapan binatang lain yang hendak disembelih pula, dan hendaknya tidak dikuliti dan dipotong-potong, hingga benar-benar telah mati dst. Demikianlah syari’at Al Qur’an mengajarkan umatnya untuk berbuat baik sampai pun ketika membunuh dan menyembelih.

Oh..tuhan …jelas sudah….apa yang ku lakukan kemarin adalah salah, tak akan ku ulangi lagi dan aku sangat menyesalinya, lain kali ku buang jauh-jauh saja ulat itu.

Minggu, 27 November 2011

Ada Apa di Rumah “Trio Galaxy” ? (Part 1)

Rumah ini…

Rumah seperti penjara yang mengharuskan penghuni di dalamnya untuk berusaha lepas dari jurang kepayahan hidup.
Setiap orang yang tinggal disini sibuk dengan urusannya masing-masing, untuk kejayaannya masing-masing, tanpa memperdulikan kawan seperjuangan karena memang sudah berbeda-beda jalannya.


Di rumah ini juga..
Aku diharuskan mampu mengatasi seribu masalah yang datang.
Mengubah rumput menjadi daging, menjahit pakaian usang, dan mengharapkan adanya kesempatan untuk bisa mengendarai seekor lembu putih yang tidak bisa dengan mudah mendapatkannya.


Saat aku mati terlalu lama, saat itulah aku menyaksikan mentari pagi yang timbul dari semak-semak dengan begitu perkasanya. Yah…Seperkasa isi kepalaku.
Kadang kala aku juga harus bertanding dengan serigala buas yang hanya bisa menuntut atas apa yang aku kerjakan. Ya, memang seperti itu dia. Sudah wataknya.


Ada lagi yang tak pernah hilang dari ingatanku kawan..
Pernah suatu hari..
Kala itu aku baru pulang dari singgasana istanaku, istana yang terletak di negeri antah berantah sana. Di negeri syurga namun terlihat neraka bagi sebagian orang.
Apa yang terjadi ?
Siang itu sekawanan gorila menakutkan datang menyerbu rumahku.
Namun setelah ku lihat sekeliling, ternyata bukan rumahku yang diserbu, tapi se’onggok pohon cempedak yang berdiri kokoh di samping rumahku entah milik siapa, yang mungkin buah itu sudah tercium bau masaknya oleh kawanan gorilla.


Apa kau tau perasaanku saat itu kawan ?
Apakah kau pikir aku seorang yang pemberani? ah…ternyata aku tidak cukup pemberani.
Lututku saja sampai gemetaran menyaksikan gorila-gorila itu.
Jantungku berdegup kencang karena ia mengendap-endap di balik jendela kamar, Mungkin ia tak tau kalau penghuninya telah datang dan mendekam ketakutan.

Yah…Begitulah….
Sampai sini dulu sekelumit kisah yang terjadi di rumah abu-abu.
Dan mungkin masih akan mengisahkan banyak cerita untuk kami bertiga.
ya…
Kami..
“ Trio Galaxy”
Nama yang baru saja ku dapat dari hasil pemikiran gila.
Karena kegila’anku.

Minggu, 20 November 2011

Richard Marx - Right Here Waiting 4 U


Oceans apart day after day 
And I slowly go insane 
I hear your voice on the line 
But it doesn't stop the pain 

If I see you next to never 
How can we say forever 

Wherever you go 
Whatever you do 
I will be right here waiting for you 
Whatever it takes 
Or how my heart breaks 
I will be right here waiting for you 

I took for granted, all the times 
That I though would last somehow 
I hear the laughter, I taste the tears 
But I can't get near you now 

Oh, can't you see it baby 
You've got me goin' CrAzY 

Wherever you go 
Whatever you do 
I will be right here waiting for you 
Whatever it takes 
Or how my heart breaks 
I will be right here waiting for you 

I wonder how we can survive 
This romance 
But in the end if I'm with you 
I'll take the chance 

Oh, can't you see it baby 
You've got me goin' cRaZy 

Wherever you go 
Whatever you do 
I will be right here waiting for you 
Whatever it takes 
Or how my heart breaks 
I will be right here waiting for you


Untuk yg jauh disana HS, love U dear...
Miss U
:)

Kamis, 03 November 2011

Mengantar Si Bebek Ke Syurga


Ini nih cerita gue waktu kecil alias blom sekolah masih ingusan lagi,,,,,

gak tau kenapa gue paling gak suka liat anakan bebek, terlebih lagi mulut bebek itu sendiri, rasanya pengen gue tarik tu mulut bebek  gue puter2 trus gue lempar sejauh mungkin ke semak-semak (sadis kan ?) yah itu dia kejahatan gue masa kecil, parahnya lagi bukan bebek milik sendiri yang gue siksa, tapi anakan bebek punya tetangga, hehehe

ceritanya gini, waktu itu gue maen di kolam ikan belakang rumah, (kebetulah nyak babeh emang hobi banget  ternak ikan, mau ikan gurameh, emas n lele. ) waktu itu banyak bener anakan bebek+ induk bebek lagi pada tamasya sekeluarga ngelilingin kolam, yah gue sebel donk, apalgi ngeliat pantat bebek yang geal geol itu, hehehe……yah gak pake mikir lama gue ambil kayu yang lumayan tebel true gue lempar-lemparin tu anakan bebek, kalo gak berhasil gue cari kayu lagi untuk ngelemparin mereka, tanpa gue sadari kerjaan gue itu ternyata menelan korban 1 ekor anakan bebek, dia mati seketika ,,wah…gawat…bisa-bisa di sosor ama induk bebek dah gue.Induk bebek bersama anak2nya yg tersisa buru2 pergi dari kolam, mungkin karna takut aksi nakal gue menelan korban lebih banyak lagi,,,tinggallah anakan bebek yang meninggal itu seorang diri karna ditinggalkan keluarganya, gak ada yang ngubur lagi.
Duh, nakal banget ya gue waktu kecil.
abis itu apa yang lo lakuin ?

ya lari lah…gue takut banget waktu itu, mana itu kan bebek tetangga lagi. Kalo ketauan bisa di marahin gue.
hehehe…

udah ah gitu aja cerita gue n bebek apes itu, kira2 di akherat tu bebek minta pertanggung jawaban gue gak ya ??? kalo iya gue kan waktu itu masih kecil, trus dosa gak ya, gue juga kan waktu itu blom ngerti dosa, lagian tu kejadian juga gak sengaja loh…gue kira tu bebek-bebek pada menghindar, eh…malah ada korban… duh jadi kepikiran deh…..kasian amat ya tu bebek…
istilahnya seorang bocah yang tak bedosa menjadi korban kejahatan anak manusia.
hadehhh…ya allah…maapin gue….

Minggu, 09 Oktober 2011

Kamu pasti ingin seperti aku. :)

Wahhh…waktu masih nunjukin pukul 03.00 pagi.
Malem2 buta gini aq di bangunin mamaku suruh shalat Tahajjud, (Hmmmm….Oke lah mami….demi kebaikanku ‘n sidang sarjanaku siang nanti jam 11.00). Malem itu rakaat shalatku gak begitu banyak di banding si mamah, abis gak kuat sih. Wkwkwk..

Abis shalat Tahajjud aku berdo’a ma Allah biar dia ngasih aku kemudahan ‘n ujian sarjanaku bisa lancar, sukses & mendapatkan hasil yang memuaskan,
begitu selesai do’a aku tidur lagi, abis masih gelappppp…

Gak lama tidur, adzan Subuh berkumandang, (Trus masih molor ? ya ngakk lah..) aku di bangunin mamaku shalat Subuh. Selesai shalat Subuh aku do’a lagi ‘n Ngaji bentar. (Yahh…Pokoke biar makin lancar deh ujianku…Hmmm…)


Wah,,,Sang fajar mulai terbit, sambil mengisi waktu luang aku nulis2 di skripsi tentang wawasan2 tambahan biar lengket di kepalaku, ya tentunya ditemenin mamaku, Rendy adekku yang masih SD, ‘n Rani temenku yang kebetulan malem itu nginep dikos2an. Selesai mencoret2 skripsweet (Skripsi) aku beranjak mandi, dandan, ‘n nyobain pake Jas. Beeegghh…Kok kayak pegawai Bank gini ??? hehh…

Waktu udah nunjukin jam 09.30, memang belom jamnya sih tapi karna biar aku makin prepare ya aku berangkat aja jam segitu ke kampus di anterin ama adekku yang kos2anya gak jauh dari kosku. Begitu sampe kampus aku ke ruang Adm, disitu aku ketemu Kak Dien yang ngurus bagian Adm di jurusanku, dia nyaranin pake dasi biar rapih, ( Emang sih selama ini peserta sidang yang pake jilbab gak di wajibkan pake dasi karna toh ketutupan ama jilbab).

Tapiiiiiiiiii….. Tapiiiiiiiiii…..Setelah dipikir2 iya juga, kalo pake dasi pasti beda dari peserta lainnya, Woooo….Gak pake mikir lama aku beli dasi mendadak saat itu juga, Sssssstttt…..diam2 aku minta tolong ma Meme n Hendri Hutasuhut tuk minta tolong beli’in dasi…Heheee…Emang temen2ku yang buaiiikkk banget dah…^_^
Sambil nunggu temen beli dasi aku ngeliat Nopa sidang dulu ahhh (kebetulan Nopa ini hari sidangnya sama ama aku), Haduhhh…Gak tega liatnya, di bantai juga ni temenku ampe mau nagis dia, Hmmm,,,,,Jadi ikut deg degaaaan. :(


Jam sidangku makin deket , aku pake jas ‘n dasi baruku di bantuin ngerapihin penampilanku ma kak Viko seniorku (Viko ni jenis kelaminnya cewek ye,,,ntar su’udzon lagi lo ma gue, ckck…monas pindah neng ???) , hari itu dia datang di sidangku walaupun status dia udah alumni ‘n udah wisuda di angkatan yang kemaren, ( Makasih ya kak, :)
Jreeeeennggg……Selang beberapa menit penampilanku dah keren. Cihuyyy…B-)

Masuk ruang seminar. Waktu itu aku duduk di belakang pembimbingku yang kebetulan lagi menguji sidangnya si Nopa.
Weww…Bentar lagi jam 11.00, si Nopa juga dah selesai sidang, aq bergegas ke toilet nelpon Pak Nur El penguji luarku yang waktu itu belom kelihatan, ( Owalahhh…toilet tuk nelpon ??? Iya…Waktu itu dimana2 rame mahasiswa, jadi aku cari tempat yang sepi, Peace !!! gak ada pilihan nih, toiletnya bersih ‘n luas kokkkkk….)
-------------
Aq di panggil ke ruang sidang. Setalah 2 jam skripsi di bantai ama dosen2 pengujiku, Alhamdulillah selesai juga, sidang berjalan lancar ‘n selama sidang aku ngerasa PD banget gak ada rasa deg2an lagi. Yang aku rasa’in suasana sidang tadi emang bener2 asyikkkkk…hehee
Huuffhh…sidang selesai, aku di suruh keluar sebentar, sementara di dalam ruangan dewan penguji skripsiku langsung rapat untuk memutuskan nilainya.

Di luar ruangan aku salaman ma temen2, mereka pada ngcapin selamat, (Waa,,Aku terharu) aq nggak risau sama sekali, ntah knapa aku optimis banget ama nilai skripsiku waktu itu, hehehe….
Gak lama kemudian Pak Kusai (Pembimbingku) buka pintu ‘n nyuruh kami masuk tuk pengumuman nilai, begitu di baca’in…
------------------------
Alhamdulillahhhhh….Aq dinyatakan lulus ‘n dapet nilai “A”. Wah…agak2 mau nangis sih waktu itu, tapi gak jadi karna aku tahan, abis kalo udah nangis aku bisa terisak2, kalo udah kayak gitu nanti aku jadi susah ngomong ucapan “Thanks” ma semua dosen.

Selesai ngucapin “Thanks” aku salam2in tuh semua dosen, Bu Eni dosen pengujiku malah nanya : “Affnia mana nih pendampingnya ??? ada di ruangan ini ?”
hehe…sambil cengar cengir aku jawab “ Gak ada buk…”  ehh,,,tiba2 ada yang nyeletuk dari belakang “Ada di Papua” Hadehhh….jadi pada ketawa tu dosen2.
( Hahhhh…..aku jadi ke’inget pacarku di ujung negeri sana)

Begitu dah selesai semua aku poto2 ma temen2. Selesai poto2 aq langsung pulang karna mamah ‘n adekku dah menunggu di kos. Ya udah aku kabarin ke mereka deh kalo sidang sarjanaku sukses, hmmm….aq seneeeeeeeeeeeeeeeeeeng banget terlebih lagi mamaku.
hmmm….Trimakasih ya Allah…..

Sorenya aq ke Mal memenuhi janji ke adekku Rendy tuk ngajak dia jalan2 maen di “Time Zone” ampe puasssss.




Ini ceritaku, apa ceritamu ???
:)

Kamis, 06 Oktober 2011

Nabawi

Nabawi, engkau masih menari nari di atas mimpi ini.
tak iba kah engkau ? aku yg amat rindu padamu.
sertakan surat cinta untukku, bahwa kau akan menemuiku suatu saat nanti sebelum aku pulang kesana.

Nabawi, siapakah yg menjagamu disana ?

tak urung kah engkau memintaku membelai dinding2 kemegahanmu.
turut menjadi panji2 kecil kesaksianmu.

Nabawi, ceritakan apa yang terjadi saat ini ?

adakah engkau menangisi ?
sehingga engkau tak jua membisikkan sesuatu yang terjadi di sudut sana sini.

Nabawi, jika engkau berkenan, alam gaib itu hampir tiap malam mengisi kematianku, masuk lah dalam mimpiku, agar mereka tak punya tempat untuk menakut-nakuti kehidupanku.


karena kemegahanmu, yang turut menghibur kelaraanku saat ini.




Rabu, 05 Oktober 2011

Pengalaman misteri, menimpaku di malam 03 Oktober 2011.



Cerita ini bukan rekayasa, aq yang ngalamin sendiri pada tanggal 3 Oktober 2011. Malam itu pukul 08.00 WIB, aq di ajak temenku Merry ke suatu tempat, tempat yang lumayan jauh dari tempat tinggalku.
Yah kira2 perjalanan 30 menit kalo pake motor.

Sebelumnya aq dah nanya ke Merry :
Aq       : “Kita mau kemana Mer? “
Merry   :  Ke tempat sodara.

Yah akhirnya aku nerima ajakan dia. begitu di pertengahan perjalanan, temen Merry ( ‘Yone’ namanya) nelpon ‘n ngomong ke aku “ nia, kalo udah sampe sana jangan takut ya….” si Yone ini temen deket merry, merry udah cerita ke Yone kalo malam ini mau pergi tempat sodara.
Waduhh….Aq heran, emang kenapa mesti takut, toh ke rumah sodara doank.
karna penasaran ya langsung aja ku tanya ke merry.
Aq          :“Mer,,,kita mau kemana sih ? kok si Yone bilang ke aku kalo udah sampe disana jangan takut ? emang ada apa’an ? ”
Merry      : “ Kita ke tempat sodaraku, aku mau berobat ke orang pinter, dia kebetulan sepupu aku “
Aq          : Ohh…sepupu kamu itu orang baik2 kan ? ( hatiku mulai cemas, orang pinter apa nih maksudnya ? )
Merry      :Iya….tenang aja.

Walaupun Merry udah jelasin kayak gitu tetep aja perasaan ku gak enak, di perjalanan aku terus berdo’a biar gak terjadi hal aneh-aneh selama disana nanti.

Hampir 30 menit kami perjalanan akhirnya sampe juga di rumah sepupu Merry, waduuuhhh….rumahnya gelap banget, perasaanku makin mencekam n takut nih.

setelah masuk ke teras rumahnya ternyata sepupunya bilang lagi mati lampu.
Oh….gitu…perasaanku mulai tenang..Aq kirain rumah sepupu Merry ini emang gelap2an.
Huufffhhh….

Lama ngobrol di teras lampu belom juga hidup, aku lihat sekeliling rumahnya serem banget, entah karna mati lampu atau apa lah yang pasti suasana di rumah itu gak enak banget.

Dinding-dinding rumahnya di coret-coret pake pilok, depan rumahnya ada pohon gede banget, entah pohon apa itu, aq gak bisa tau nama pohon itu karena masih gelap.

Lagi asik- asik ngobrol tiba – tiba sepupu Merry pura-pura nelpon PLN, dengan gayanya itu dia berpura-pura marah-marah ama orang PLN.
terus sepupu Merry itu bilang katanya dalam 3 menit lampu bakal hidup.
( wah…ni sepupunya merry jangan-jangan emang udah bisa memprediksi kalo sebentar lagi lampu bakal hidup ??? )
Gak nyampe 3 menit ternyata bener, lampu udah hidup.
( Wahh…gila ni orang bener juga omonganya ) tapi ya uda lah….mungkin memang bener dia orang pinter seperti yang di bilang Merry.

Gak lama kemudian kami di persilahkan masuk ke rumah, waktu itu aku udah berniat gak akan masuk, tapi karna di paksa Merry ya akhirnya aku ikut masuk.
begitu sampe di suatu ruangan sepupu Merry, Astagfirullahaladzim……
Ya allah…..Seremnya ruangan ini.

Di dinding ruangan itu di lukis begitu banyak wajah-wajah mirip manusia, tapi kalo aku nilai sih wajah itu gak mirip ama manusia karena serem-serem semua, aku gak berani menatap terlalu lama gambar wajah-wajah di dinding itu karna gak enak banget untuk di liat, di situ juga banyak gambar macem-macem, ada gambar yang sejenis Leak “ kalo gak salah leak itu sejenis setan versi orang Bali” karna di gambar itu giginya bertaring panjang, matanya besar, ya gitu deh…aku juga gak berani ngeliat lama-lama, belom lagi gambar-gambar lainya yang aneh-aneh yang gak masuk di akal aku, ya allah….aku jadi berpikiran negative nih abis ngeliat gambar-gambar itu, dan anehnya lagi banyak banget botol-botol kosong kayak sejenis bekas botol minuman keras yang mulut botolnya itu di tutup pake dedaunan ntah apa lah itu. ( ni botol isinya jin atau setan  ya ??? kata2 itu yang terbesit di hati aku)

Pokoknya serem banget deh, mana lampu di ruangan itu remang-remang lagi, lengkap sudah suasana mistis di dalamnya. Pengen rasanya aku nanya apa maksud dari gambar2 itu n menasehati Merry untuk berdoa aja ama allah saat terkena penyakit, bukan mendatangi orang2 yang beginian, tapi nanti takut tersinggung ‘n di kiranya aku sok tau ama sepupunya. Serba salah deh….

Gak lama kemudian Merry menceritakan sakit yang di deritanya, sambil komat kamit entah apa yang di bacanya sepupunya itu, dia seperti berdialog ama seseorang, padahal di ruangan itu cuma ada kami bertiga, ( Aku semakin mikir aneh-aneh nih tentang sepupunya, masak ngomong sendiri, jangan-jangan dia ngomong ama makhluk halus ??? hmmm….astagfirullah….ya allah…lindungilah aku dari makhluk2 yang ada di ruangan ini, ) gak henti2nya aku berdzikir, baca surat annas, al-falaq, ayat kursi dalam hati n baca ayat2 pelindung dari  setan, biar allah selalu jaga aku.

Setelah berkomat kamit, sepupunya menjelaskan kalo Merry di ikuti makhluk besar tinggi warna hitam n bermata merah.
Ya allah ya rabbi, udah gak betah rasanya aku di ruangan ini. Pengen keluar ajaaaaa…..
miris banget hati ini, pengen rasanya aku nangis.
aku minta izin untuk keluar dari ruangan tapi si Merry gak mau ngizinin aku.
Aq       :Mer…aku keluar ya ? ini kan urusan pribadi kalian. Aku gak mau ikut campur deh….( ini alasanku aja karna aku ‘demi allah’ udah gak betah banget di ruangan itu, mencekaaammm bget, ;(
Merry   : Uda lah gak usah keluar, gak papa kok, apapun yang terjadi jangan tinggalin aku.
Aq       :Aq serius nih mau keluar.
Merry   :Isshhh…tega banget sih….
Di situ aku kesel banget ama Merry, keseeelll banget, dan aku mulai tau kayaknya Merry juga takut sendirian di ruangan itu bersama sepupunya, menurut aku sih kalo emang si Merry takut juga ngapain mesti kesitu coba ?. Huhhh..!!!

Sekitar 2 jam panjang lebar si Merry bercerita tentang arti mimpi-mimpinya, sepupunya itu mulai mengartikan mimpinya, entah jurus apalah yang di pakenya itu, kepalanya goyang-goyang terus, kata-kata yang keluar dari mulut sepupunya pun gak jelas,
: perempuan……mati……perempuan……mati..…perempuan…mati…perempuan…mati… perempuan…mati…perempuan…mati… makin lama gerakan kepalanya makin cepet n semakin lama sepupunya itu geleng-geleng trus kayak orang kesurupan, dan yang aku rasa’in suasana diruangan itu pun semakin panas, mencekam, semakin membuatku super ketakutan. (Dzikirku pun semakin ku percepat, ya allah…kali ini gak bisa di tawar2 lagi, aku harus keluar dari ruangan ini dengan cara apapun juga.)

Aq       :Mer…aku keluar ya ? aku serius, aku gak tahan lama-lama disini.
Merry   :Ihh…sini aja lah

Kali ini gak ku hiraukan lagi bujukan Merry, bagiku udah terlalu lama aku diam membisu melihat sepupu Merry melakukan hal2 diluar akal sehatku, karna udah gak tahan buru-buru aku keluar dari ruangan itu menuju teras luar rumah itu, beruntung ada dua anak lagi maen catur disana ( huffhh…untunglah…bisa nemenin aku di teras rumah yang mencekam ini.)

Malam pun semakin larut dua anak ini pun selesai maen catur ‘n pulang ke rumah masing-masing, tinggalah aku sendiri di teras rumah.
Serem juga suasananya, ada pohon besar yang dari tadi terdengar di telingaku kayak ada bunyi batang2 rantingnya pada jatoh, teras rumahnya juga gak terlalu terang, dinding rumahnya penuh ama coret-coret gak jelas….ya robbi….kalo aku tau mau di ajak ke tempat beginian, demi allah aku gak akan mau, besok2 lagi juga aku gak akan mau di ajak kesini lagi, cukup lah kali ini aja pengalaman menyeramkan ini terjadi.

Aku gak pernah ke tempat2 kayak gini, aku pikir tempat2 kayak gini Cuma ada di film2 aja, ternyata ada di dunia nyata.
Entah bener entah gak yang di lakukan Merry n sepupunya itu, yang jelas kalo emang orang baik2 kenapa cara pengobatanya kayak gitu, kondisi rumahnya juga berantakan ‘n sangat2 bertolak belakang dengan syariat2 islam.
Malam itu gak henti2nya aku baca ayat kursi biar terlindung dari keburukan rumah itu.
Waktu menujukan pukul 11.40, perasaan udah gak enak aja bawaanya, (oh tuhan….tolonglah hambamu ini, cepatkanlah aku keluar dari rumah yang mencekam ini)
malam itu sempat terfikir untuk pulang duluan ninggalin Merry sendiri, tapi setelah aku pikir2 mau di taro dimana otakku, masak pergi bareng pulang sendiri2, belom lagi aku juga gak hafal jalan pulangnya, lagi pula kalo aku pulang sendiri pake apa di tempat yang sepi ini gak ada angkutan, kalo pulang sendiri juga aku khawatir udah jam 11.40 gini mana ada lagi cewek berkeliaran malam2, ntar yang ada aku malah kenapa2 lagi di jalan.
yah…akhirnya aku tahan2in untuk nunggu Merry keluar dari ruangan itu.
Sekitar jam 11.55 Merry keluar dari ruangan itu ku liat dia bawa air di aqua trus air itu di pake untuk cuci muka, Ah…Entah apa lah maksudnya itu.

Gak lama kemudian kami pulang, selama di perjalanan pulang ke rumah, aku gak berhenti berfikir apa hikmah yang dapet aku ambil dari kejadian malam ini, yang jelas air mataku udah menetes deras dipipiku mengingat kejadian ini, ( ya allah….mengapa engkau perlihatkan kepadaku hal semacam ini ?, apa maksud dari semua ini allah..? )
ku tatap langit yang cukup terang malam itu, begitu banya pertanyaan2 yang tak terjawab di hati ini.
Mengapa hal ini terjadi ? Apa maksudnya untukku ? Apakah yang dilakukanya itu benar/ salah ? Pelajaran apa yang dapat ku petik atas apa yang ku lihat tadi ?
Ya allah aku benar2 bingung, Ku mohon jangan pernah lagi aku mengalami hal ini tuhan.
Aku gak suka banget. Karna aku gak pernah ketemu hal2 kayak gini, hal2 yang aku nilai begitu jauh dari nilai2 islami.

;(